Museum TNI AD

Museum TNI AD adalah Gudang/tempat sebagai wadah untuk me-ngabdikan semua cipta, rasa, karsa dan Dharma Bakti prajurit TNI AD yang berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta dijiwai oleh semangat juang proklamasi 17 Agustus 1945.

Adapun kegiatan pokoknya adalah : pengumpulan harta benda sejarah, perawatan/pemeliharaan, pelayanan dan penyajian pameran.

Museum Pusat TNI AD “Dharma Wiratama” di Jln. Jend. Sudirman No. 75 Yogyakarta menempati gedung yang sangat bersejarah dimana beberapa peristiwa penting berlangsung di gedung tersebut antara lain

1. Pernah digunakan sebagai Markas Besar Tentara Keamanan
Rakyat (MBT).

2. Tempat penyelenggaraan Konperensi besar TKR tanggal 12 Nopember 1945 untuk pertama kalinya Republik Indonesia mempunyai pucuk pimpinan tertinggi Angkatan Perang dan terpilihnya Kolonel Sudirman sebagai Panglima Besar.

3. Sebagai saksi kebiadaban G 30 S/PKI pada tahun 1965 sewaktu
gedung ini dipakai sebagai Markas Korem 072/Pmk, dimana Danrem Kolonel Katamso dan Kasrem Letkol Soegiono diculik dan selanjutnya dibunuh.

Dalam Museum tersebut disajikan segala sarana serta oleh keprajuritan TNI AD sesuai dengan pengabdiannya, baik berupa senjata/sarana keprajuritan maupun bukti-bukti sejarah lainnya. Dari koleksi 2035 buah yang ditempatkan di 22 ruangan dipamerkan benda-benda antara lain : berbagai jenis senjata modal perjuangan, alat perhubungan, alat kesehatan, panji-panji, seragam TNI AD, tanda-tanda kehormatan dan cerita-cerita sejarah militer.



 
 

Copyright ©2003 Dispenad, Jakarta-Indonesia. All rights reserved.
Webmaster: Dispenad.

Jalan Veteran Nomor 5 Jakarta Pusat