Edisi Oktober 2003    

PEMBINA UTAMA PERSIT :
KITA HARUS MAMPU BERSIKAP REALISTIS
HUT KE-57 PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA DIPUSATKAN DI LAMPUNG

Derasnya arus informasi yang memuat nilai-nilai yang tidak sesuai bisa menerpa kedalam kehidupan rumah tangga para prajurit. Nilai-nilai baru ini kadang kala membawa pola dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan norma dan sistem kehidupan yang berlaku didalam kehidupan keluarga besar TNI Angkatan Darat. Mengantisipasi keadaan yang serba dilematis ini kita harus mampu bersikap realistis. Artinya, kita tidak mungkin menghindar sepenuhnya dari arus perubahan dan perkembangan yang terjadi, tetapi dengan penuh kesadaran kita harus mampu menjaga diri agar tidak hanyut dalam gelombang perubahan yang mungkin dapat menyesatkan.

Kasad Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu mengatakan hal tersebut dalam sambutannya selaku Pembina Utama pada peringatah HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke- 57 di Mayonif –143/TEJ Bandar Lampung, Kamis, 3 April pagi.

Lebih lanjut Kasad mengatakan, bahwa suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang harmonis hendaknya dapat mewarnai kehidupan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dalam upayanya meningkatkan kualitas dan kinerja organisasi. Hal ini sangat diperlukan terutama di dalam era perubahan dan perkembangan global yang bergerak demikian cepatnya. Memang berbagai kemudahan dapat diperoleh pada era sekarang namun pada waktu yang bersamaan kemudahan itu membawa dampak negatif yang penanggulangannya seringkali ternyata tidak mudah dan tidak sederhana, katanya lagi sambil berpesan.

Bangun Suasana Dialogis
Menurut Jenderal yang dekat dengan prajuritnya ini, Persit harus mampu mengembangkan sikap dan tindakan yang adaptif, kreatif dan inovatif sehingga siap mengikuti gerak dan dinamika perubahan dengan daya saring dan daya tangkal yang tinggi. Sejalan dengan hal itu, hendaknya senantiasa menempatkan jati diri dan nilai-nilai luhur budaya bangsa sehingga kita memiliki perisai yang kokoh dalam melindungi dari arus perkembangan yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan rumah tangga dan kehidupan masyarakat. Untuk itu kata Kasad, dalam kehidupan rumah tangga perlu dibangun suasana dialogis dan kemauan untuk membagi pengalaman dan wawasan dalam menghadapi setiap permasalahan kehidupan yang semakin kompleks, ungkapnya lagi.
Kemudian menurut Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana sambil berpesan, agar penghayatan terhadap agama yang dianut terus dimantapkan, sehingga dengan landasan ketaqwaan dan keimanan yang tinggi akan terpancar sikap hidup yang dinamis yang jauh dari sifat keangkaramurkaan. Hal ini sesuai dengan tema Ulang Tahun Kali ini, yaitu dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan serta dilandasi sifat dan watak Persit Kartika Chandra Kirana bertekad meningkatkan kualitas kepedulian sosialnya di dalam lingkungan kehidupan keluarga prajurit, tutur Jenderal bintang empat yang tekun beribadah ini.

Kegiatan Bhakti Sosial
Sementara Itu, Ketua Umum Persit kartika Chandra Kirana Ny.Nora Ryamizard pada kesempatan memberikan sambutannya dalam peringatan HUT tersebut mengatakan, bahwa tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini ulang tahun Tahun Persit Kartika Chandra Kirana dipusatkan di Lampung. Hal ini dimaksudkan untuk melaksanakan beberapa kegiatan dalam rangka hari Ulang Tahun di daerah ini. Selain itu, hal ini juga untuk lebih mendekatkan hubungan antara Pengurus Persit dengan anggota di berbagai daerah dan untuk lebih mengenal kehidupan masyarakat di daerah, katanya.

Putri sulung mantan Wapres Try Sutrisno ini menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam memperingati ulang tahun ke-57, disamping kegiatan wajib, seperti halnya upacara peringatan, juga dilakukan ziarah dan donor darah. Sedangkan kegiatan bhakti sosial lainnya berupa penyerahan bantuan kepada masyarakat Lampung yang terkena musibah tanah longsor, penyerahan bantuan kepada Rumah Sakit Angkatan Darat di Ambon dan Irian, serta dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada ibu-ibu yang sedang ditinggal suaminya melaksanakan tugas di daerah operasi. Berbagai kegiatan tersebut pada hakikatnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit dan masyarakat, tegasnya lagi.

Pada bagian lain sambutannya, Ketua Umum Persit menuturkan, bahwa dengan mengambil hikmat dan manfaat yang dapat dipetik dari berbagai kegiatan tersebut, diharapkan Persit Kartika Chandra Kirana mampu mewujudkan peningkatan pengabdiannya pada usianya yang makin dewasa. Persit menyadari masih harus bekerja keras untuk dapat mewujudkan tugas dan peran ganda, yakni sebagai istri prajurit sekaligus ibu rumah tangga, anggota organisasi dan warga masyarakat. Ke semua peran tersebut, betapa pun beratnya Persit harus sadari sebagai tugas yang harus diemban secara selaras dan seimbang, harapnya.

Untuk itu, sebagai anggota Persit, kami mohon doa dan restu para sesepuh dan bimbingan para senior agar dapat menjalani tugas dan pengabdian tersebut dengan penuh pengabdian dan percaya diri. Seluruh kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat bantuan Pembina Umum dan kerjasama yang baik dengan jajaran Kodam II/Sriwijaya bersama Persitnya, Kodam XVII/Trikora bersama Persitnya, Kodam XVI/Pattimura bersama Persitnya dan semua pihak yang tekait, katanya lagi seraya mengakhiri sambutannya. (Lut)



 
     
     
     

 

Copyright ©2003 Dispenad, Jakarta-Indonesia. All rights reserved.
Webmaster: Dispenad.

Jalan Veteran Nomor 5 Jakarta Pusat