|
PEMBINA
UTAMA PERSIT :
KITA HARUS MAMPU BERSIKAP REALISTIS
HUT KE-57 PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA DIPUSATKAN DI
LAMPUNG
Derasnya
arus informasi yang memuat nilai-nilai yang tidak sesuai
bisa menerpa kedalam kehidupan rumah tangga para prajurit.
Nilai-nilai baru ini kadang kala membawa pola dan gaya
hidup yang tidak sesuai dengan norma dan sistem kehidupan
yang berlaku didalam kehidupan keluarga besar TNI Angkatan
Darat. Mengantisipasi keadaan yang serba dilematis ini
kita harus mampu bersikap realistis. Artinya, kita tidak
mungkin menghindar sepenuhnya dari arus perubahan dan
perkembangan yang terjadi, tetapi dengan penuh kesadaran
kita harus mampu menjaga diri agar tidak hanyut dalam
gelombang perubahan yang mungkin dapat menyesatkan.
Kasad
Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu mengatakan hal tersebut
dalam sambutannya selaku Pembina Utama pada peringatah
HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke- 57 di Mayonif
143/TEJ Bandar Lampung, Kamis, 3 April pagi.
Lebih
lanjut Kasad mengatakan, bahwa suasana kebersamaan dan
kekeluargaan yang harmonis hendaknya dapat mewarnai
kehidupan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dalam
upayanya meningkatkan kualitas dan kinerja organisasi.
Hal ini sangat diperlukan terutama di dalam era perubahan
dan perkembangan global yang bergerak demikian cepatnya.
Memang berbagai kemudahan dapat diperoleh pada era sekarang
namun pada waktu yang bersamaan kemudahan itu membawa
dampak negatif yang penanggulangannya seringkali ternyata
tidak mudah dan tidak sederhana, katanya lagi sambil
berpesan.
Bangun
Suasana Dialogis
Menurut Jenderal yang dekat dengan prajuritnya ini,
Persit harus mampu mengembangkan sikap dan tindakan
yang adaptif, kreatif dan inovatif sehingga siap mengikuti
gerak dan dinamika perubahan dengan daya saring dan
daya tangkal yang tinggi. Sejalan dengan hal itu, hendaknya
senantiasa menempatkan jati diri dan nilai-nilai luhur
budaya bangsa sehingga kita memiliki perisai yang kokoh
dalam melindungi dari arus perkembangan yang dapat menggoyahkan
sendi-sendi kehidupan rumah tangga dan kehidupan masyarakat.
Untuk itu kata Kasad, dalam kehidupan rumah tangga perlu
dibangun suasana dialogis dan kemauan untuk membagi
pengalaman dan wawasan dalam menghadapi setiap permasalahan
kehidupan yang semakin kompleks, ungkapnya lagi.
Kemudian menurut Pembina Utama Persit Kartika Chandra
Kirana sambil berpesan, agar penghayatan terhadap agama
yang dianut terus dimantapkan, sehingga dengan landasan
ketaqwaan dan keimanan yang tinggi akan terpancar sikap
hidup yang dinamis yang jauh dari sifat keangkaramurkaan.
Hal ini sesuai dengan tema Ulang Tahun Kali ini, yaitu
dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan serta dilandasi
sifat dan watak Persit Kartika Chandra Kirana bertekad
meningkatkan kualitas kepedulian sosialnya di dalam
lingkungan kehidupan keluarga prajurit, tutur Jenderal
bintang empat yang tekun beribadah ini.
Kegiatan
Bhakti Sosial
Sementara Itu, Ketua Umum Persit kartika Chandra Kirana
Ny.Nora Ryamizard pada kesempatan memberikan sambutannya
dalam peringatan HUT tersebut mengatakan, bahwa tidak
seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini ulang tahun
Tahun Persit Kartika Chandra Kirana dipusatkan di Lampung.
Hal ini dimaksudkan untuk melaksanakan beberapa kegiatan
dalam rangka hari Ulang Tahun di daerah ini. Selain
itu, hal ini juga untuk lebih mendekatkan hubungan antara
Pengurus Persit dengan anggota di berbagai daerah dan
untuk lebih mengenal kehidupan masyarakat di daerah,
katanya.
Putri
sulung mantan Wapres Try Sutrisno ini menyampaikan beberapa
kegiatan yang telah dilaksanakan dalam memperingati
ulang tahun ke-57, disamping kegiatan wajib, seperti
halnya upacara peringatan, juga dilakukan ziarah dan
donor darah. Sedangkan kegiatan bhakti sosial lainnya
berupa penyerahan bantuan kepada masyarakat Lampung
yang terkena musibah tanah longsor, penyerahan bantuan
kepada Rumah Sakit Angkatan Darat di Ambon dan Irian,
serta dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada
ibu-ibu yang sedang ditinggal suaminya melaksanakan
tugas di daerah operasi. Berbagai kegiatan tersebut
pada hakikatnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan
keluarga prajurit dan masyarakat, tegasnya lagi.
Pada
bagian lain sambutannya, Ketua Umum Persit menuturkan,
bahwa dengan mengambil hikmat dan manfaat yang dapat
dipetik dari berbagai kegiatan tersebut, diharapkan
Persit Kartika Chandra Kirana mampu mewujudkan peningkatan
pengabdiannya pada usianya yang makin dewasa. Persit
menyadari masih harus bekerja keras untuk dapat mewujudkan
tugas dan peran ganda, yakni sebagai istri prajurit
sekaligus ibu rumah tangga, anggota organisasi dan warga
masyarakat. Ke semua peran tersebut, betapa pun beratnya
Persit harus sadari sebagai tugas yang harus diemban
secara selaras dan seimbang, harapnya.
Untuk
itu, sebagai anggota Persit, kami mohon doa dan restu
para sesepuh dan bimbingan para senior agar dapat menjalani
tugas dan pengabdian tersebut dengan penuh pengabdian
dan percaya diri. Seluruh kegiatan tersebut dapat terlaksana
berkat bantuan Pembina Umum dan kerjasama yang baik
dengan jajaran Kodam II/Sriwijaya bersama Persitnya,
Kodam XVII/Trikora bersama Persitnya, Kodam XVI/Pattimura
bersama Persitnya dan semua pihak yang tekait, katanya
lagi seraya mengakhiri sambutannya. (Lut)
|