PROFIL TNI AD
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat merupakan salah satu komponen bangsa yang bertugas menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah daratan Negara Kesatuan Republik Indonesia .
Angkatan Darat, lahir dari kancah perjuangan bangsa Indonesia, tumbuh dan berkembang ditengah sistem bangsa yang majemuk dan memiliki konfigurasi geografis yang terpencar.

Keberadaannya diawali dengan menyatunya berbagai organisasi perlawanan rakyat yang bertujuan untuk mempertahankan kemerde-kaan Indonesia dalam suatu wadah yang bernama Badan Keamanan Rakyat. Badan ini didirikan beberapa saat setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia atau tepatnya pada tanggal 5 Oktober 1945.

Perkembangan keadaan di awal-awal perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia demikian dinamis, sehingga dalam kurun waktu itu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mengalami berbagai perubahan nama seperti Tentara Keselamatan Rakyat, Tentara Republik Indonesia Darat, dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Perubahan nama tersebut tidak mengubah jati diri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat sebagaimana yang dinyatakan Bapak Tentara Nasional Indonesia Jenderal Sudirman, bahwa Tentara Nasional Indonesia lahir karena Proklamasi 17 Agustus 1945, hidup dengan Proklamasi itu dan bersumpah mati-matian hendak mempertahankan kesucian Proklamasi tersebut.

Angkatan Darat bersama rakyat bahu membahu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, melawan musuh yang tidak menghendaki negara Indonesia merdeka.
Dari banyak peristiwa yang terjadi di tahun-tahun permulaan kemerdekaan, peristiwa pertempuran di kota Ambarawa, di Jawa Tengah, pada tanggal 15 Desember tahun 1949 telah menjadi momentum penting yang kemudian sekarang diperingati sebagai Hari Juang Kartika.

Pertempuran di Ambarawa merupakan refleksi sifat kejuangan Tentara Nasional Indonesia yang sampai saat ini terus menerus di jaga, dipelihara dan di tumbuh kembangkan.
Adapun sifat kejuangan yang di maksud adalah bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat adalah tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional. Sifat ini sangat khas dan hanya dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia. Sebagai tentara rakyat, prajurit Angkatan Darat berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat.

Sebagai tentara Pejuang, prajurit Angkatan Darat memiliki semangat pantang menyerah. Pengabdiannya hanya ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara.
Sebagai tentara nasional, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat bersama dengan komponen bangsa lainnya mempertahankan integritas bangsa serta tetap utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan demikian Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mengemban tugas pokok menegakkan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah darat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang - Undang Dasar 1945.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia di wilayah daratan dari berbagai bentuk ancaman dan gang-guan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Di samping itu juga melaksanakan tugas negara dalam menyelenggarakan pendidikan dan latihan wajib militer bala darat bagi warga negara.

Bentuk ancaman maupun gangguan yang akan dihadapi oleh Angkatan Darat tidak hanya sebatas pada yang datang dari luar, tetapi juga yang datang dari dalam negeri seperti pemberontakan maupun gerakan separatisme.

Selain melaksanakan tugas pokoknya, sebagai tentara yang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat, Prajurit Angkatan Darat selalu siap dan turut aktif dalam tugas-tugas lain seperti melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, membantu tugas kepolisian atas permintaan serta melaksanakan tugas pemeliharaan perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Untuk dapat melaksanakan tugas pokoknya , Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat diorganisasikan dalam tingkat Markas Besar, Komando Utama, Badan Pelaksana Pusat dan Lembaga Pendidikan.

Ditingkat Markas Besar, Kepala Staf Angkatan Darat sebagai pimpinan TNI Angkatan Darat di bantu oleh seorang Wakil Kepala Staf dan unsur Staf yang terdiri dari Inspektur Jenderal, Asisten Pengamanan, Asisten Operasi, Asisten Personil, Asisten Logistik, Asisten Teritorial, Asisten Peren-canaan dan Anggaran serta Koordinator Staf Ahli Kepala Staf.

Kepala Staf juga dibantu oleh Staf Khusus dan unsur pelayanan serta pelaksana Staf yaitu Pusat Intelijen Angkatan Darat, Detasemen Markas dan Sekretariat Umum.

Pada tingkat Komando Utama ada Kostrad dan Kopassus sebagai Komando Utama Operasional, Kodam sebagai Komando Utama Kewilayahan dan Kodiklat sebagai Komando Utama Pembina doktrin, pendidikan dan latihan.

Kostrad adalah Komando Utama pembinaan dan operasional yang memiliki tugas pokok membina kesiapan operasional atas sege-nap jajaran komandonya dan menyeleng-garakan operasi darat tingkat strategi sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.


Lanjut

Copyright ©2003 Dispenad, Jakarta-Indonesia. All rights reserved.
Webmaster: Dispenad.

Jalan Veteran Nomor 5 Jakarta Pusat