|
TNI
MAMPU MEMASAK UNTUK EMPAT DESA
OPINI OLEH : JOKO
Dari pemberitaan
media massa, bahwa TNI setiap harinya memasak nasi menghabiskan
2,8 ton beras satu kali masak untuk pengungsi korban lumpur PT Lapindo
yang berada di Pasar Baru Porong yang dihuni oleh warga empat desa.
Jumlah personel TNI untuk memasak 48 orang dan tiap desa personel
TNI harus mengemas 5.667 bungkus nasi.
Pemandangan
ini sejak terjadi lumpur panas yang menggenangi pemukiman penduduk
dan pemerintah merelokasikan untuk pengungsi di Pasar Baru Porong
Surabaya, semua biaya hidup dipengungsian ditanggung oleh PT. Lapindo.
Kalau kami
lihat dan kami dengar, baru TNI yang mampu melakukan memasak dengan
jumlah yang besar, sampai mampu menyediakan makanan untuk warga
empat desa. Di Aceh, Di Nias dan Yogyakarta itu hanya mampu untuk
ratusan Kepala Keluarga dan itu pun dilakukan para pengungsi sendiri.
Kemampuan TNI
patut diacungkan jempol, kenapa demikian, ini kami tidak bisa berpikir
bahwa TNI pandai memasak dan mampu menyediakan ribuan nasi bungkus,
kalau hanya untuk sendirinya itu TNI biasa, tetapi untuk empat desa
baru kami dengar. Mungkin Museum Muri bisa memberikan penghargaan
terhadap TNI yang memasak dengan jumlah besar.
|